BIMTEK PENGUATAN DIGITALISASI PEMBELAJARAN, DORONG TRANSFORMASI PENDIDIKAN PKBM MANOTO
Tomini, 10 Oktober 2026 — PKBM MANOTO menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Digitalisasi Pembelajaran pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dalam rangka pemanfaatan Dana BOP Kinerja bagi Satuan Pendidikan dengan Kinerja Terbaik Tahun 2026.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi pendidik dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan warga belajar di era transformasi digital.
Perkuat Komitmen terhadap Transformasi Pembelajaran
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala PKBM MANOTO, Rozhan Wilanda, yang menekankan pentingnya kesiapan pendidik dalam menghadapi perkembangan teknologi di dunia pendidikan. Digitalisasi pembelajaran tidak sekadar berkaitan dengan penggunaan perangkat digital, tetapi juga menyangkut perubahan pendekatan dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran agar semakin menarik dan bermakna.
Ia berharap kegiatan bimtek ini dapat meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan para tutor dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana pendukung pembelajaran, sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang sesuai dengan karakteristik pendidikan kesetaraan.
Menurutnya, pemanfaatan Dana BOP Kinerja harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapasitas pendidik dan kualitas layanan pendidikan, sejalan dengan komitmen PKBM MANOTO dalam memperkuat penjaminan mutu internal secara berkelanjutan.
Korwil Pendidikan Dorong Adaptasi Teknologi
Dalam kesempatan tersebut, Darmadi, S.Pd., selaku Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Tomini, menekankan pentingnya keterbukaan pendidik terhadap perkembangan teknologi dan inovasi pembelajaran. Kemampuan beradaptasi menjadi salah satu faktor penting agar proses pembelajaran tetap relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik.
Ia berharap para tutor dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama bimtek dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Pemanfaatan teknologi hendaknya tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi mampu mendukung peningkatan kualitas penyampaian materi, interaksi pembelajaran, serta keterlibatan aktif warga belajar.
Dukungan dan kolaborasi seluruh unsur pendidikan juga diperlukan agar transformasi digital dapat diterapkan secara bertahap, sesuai dengan kondisi dan ketersediaan sarana di satuan pendidikan.

Ardiansyah Fasilitasi Penguatan Digitalisasi Pembelajaran
Pada sesi inti, Ardiansyah selaku Fasilitator Daerah (Fasda) membawakan materi mengenai penguatan digitalisasi pembelajaran dengan menekankan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan berpusat pada warga belajar.
Materi diarahkan pada peningkatan pemahaman pendidik mengenai penggunaan perangkat dan aplikasi digital dalam menyiapkan bahan ajar, menyajikan materi secara menarik, mengembangkan media pembelajaran interaktif, serta mendukung pelaksanaan asesmen dan evaluasi pembelajaran. Pemanfaatan teknologi juga perlu disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, karakteristik warga belajar, serta ketersediaan fasilitas dan akses internet.
Melalui materi tersebut, para tutor diharapkan mampu memilih dan menggunakan teknologi secara tepat guna, bukan sekadar mengikuti perkembangan digital. Teknologi perlu ditempatkan sebagai alat untuk memperkaya pengalaman belajar, mempermudah pemahaman materi, dan memperluas akses terhadap sumber belajar yang relevan.
Digitalisasi sebagai Bagian dari Penguatan Mutu Pendidikan
Bagi PKBM MANOTO, penguatan digitalisasi pembelajaran merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pendidik sekaligus memperkuat pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).
Digitalisasi yang diterapkan secara tepat diharapkan mampu mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih fleksibel, menarik, dan adaptif terhadap kebutuhan warga belajar. Namun, keberhasilannya tetap membutuhkan kesiapan pendidik, perencanaan yang baik, pemilihan media yang sesuai, serta evaluasi berkelanjutan terhadap efektivitas penggunaannya.
Melalui kegiatan ini, PKBM MANOTO menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan inovasi pembelajaran dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan kesetaraan melalui pemanfaatan teknologi digital yang terarah dan bertanggung jawab. Transformasi digital dalam pendidikan bukan sekadar perubahan dari cara konvensional ke cara digital, melainkan upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, memperluas kesempatan belajar, dan meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

PKBM MANOTO — Berinovasi dengan Teknologi, Bergerak Bersama untuk Pendidikan Bermutu.
